Paul Mullin Angkat Suara: Kekecewaan Pahlawan Lama Wrexham yang Tersisih

Bagikan

Paul Mullin bukan nama sembarangan dalam sejarah modern Wrexham. Ia adalah simbol kebangkitan klub Wales tersebut saat berhasil meraih promosi beruntun dari National League hingga League One, sebuah perjalanan yang menarik perhatian dunia.

Paul-Mullin-Angkat-Suara-Kekecewaan-Pahlawan-Lama-Wrexham-yang-Tersisih

Kontribusinya di lapangan sangat nyata. Mullin mencetak total 62 gol liga selama periode promosi, menjadikannya pahlawan bagi para pendukung dan wajah utama klub, baik di lapangan maupun di luar lapangan.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Popularitas Mullin semakin meningkat lewat dokumenter Welcome to Wrexham, yang menampilkan peran pentingnya di balik kesuksesan klub milik Ryan Reynolds dan Rob McElhenney tersebut.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Penurunan Peran dan Musim Sulit yang Menguji Mental

Situasi berubah drastis dalam 18 bulan terakhir. Setelah mengalami cedera dan menjalani operasi, peran Mullin di tim utama mulai berkurang secara signifikan. Ia hanya menjadi starter di kurang dari setengah pertandingan liga musim lalu.

Produktivitasnya pun menurun tajam. Dari mesin gol utama, Mullin hanya mencetak tiga gol liga dalam satu musim, kondisi yang diperparah oleh kebugaran yang tak pernah benar-benar pulih.

Dalam pernyataannya, Mullin mengaku sulit menerima perubahan perlakuan tersebut. Ia merasa disingkirkan secara tiba-tiba setelah semua kontribusi besar yang telah ia berikan untuk klub.

Baca Juga: Unai Emery Protes Keputusan VAR yang Anulir Gol Tammy Abraham

Dipinjamkan dan Pernyataan Keras Sang Striker

Dipinjamkan-dan-Pernyataan-Keras-Sang-Striker

Ketika Wrexham mencetak sejarah dengan promosi ketiga berturut-turut ke Championship, Mullin justru dianggap tak lagi dibutuhkan. Ia dipinjamkan ke Wigan Athletic di awal musim sebelum akhirnya pindah ke Bradford City pada Januari.

Dalam konferensi pers, Mullin dengan jujur mengungkapkan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa dirinya “tidak akan pernah menerima” cara klub memperlakukannya selama periode sulit tersebut.

Meski begitu, Mullin menyadari bahwa sepak bola memang kejam. Ia memilih untuk terus melangkah maju, meskipun luka emosional dari keputusan tersebut masih terasa.

Babak Baru Bersama Bradford dan Fokus pada Diri Sendiri

Kini, Mullin menatap masa depan bersama Bradford City, klub yang sedang berjuang untuk promosi dari League One. Ia melihat kepindahan ini sebagai kesempatan baru untuk kembali menikmati sepak bola.

Manajer Wrexham, Phil Parkinson, menyebut peminjaman tersebut sebagai peluang bagus bagi Mullin untuk bermain di tim yang kompetitif. Namun bagi Mullin, fokus utamanya bukan membuktikan siapa pun salah.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah bermain, sukses, dan menulis babak baru dalam kariernya. Dengan mentalitas tersebut, Paul Mullin berharap bisa kembali menemukan performa terbaiknya di lapangan hijau. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballmarketing.tv.