Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menyatakan frustrasinya setelah gol penyama kedudukan Tammy Abraham dianulir oleh VAR saat melawan Brentford. Gol tersebut terjadi di babak kedua, tetapi VAR Paul Tierney memutuskan bola telah keluar lapangan 19 detik sebelumnya ketika Villa menguasai bola dekat bendera sudut sendiri.

Keputusan ini membuat harapan Villa meraih poin hilang, meskipun mereka mendominasi permainan. Brentford, yang sempat bermain dengan 10 pemain setelah Kevin Schade diusir, berhasil mempertahankan kemenangan 1-0 berkat gol Dango Ouattara di waktu tambahan babak pertama.
Emery menilai keputusan ini tidak adil. Menurutnya, asisten wasit di lapangan memiliki banyak faktor yang bisa memengaruhi satu gol, dan VAR seharusnya tidak terlalu kaku dalam situasi seperti ini.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Emery Tegaskan Ketidakadilan VAR
“Menurut saya ini tidak adil,” ujar Emery. “Para wasit sangat menuntut untuk memperbaiki keputusan, tapi dalam kasus ini saya rasa VAR seharusnya tidak bertanya. Saya menerima keputusan, tapi tetap tidak adil.”
Emery menambahkan bahwa frustrasi ini wajar karena timnya seharusnya memiliki peluang untuk setidaknya menyamakan skor. Ia juga menekankan bahwa meskipun Villa kecewa, Brentford bermain fantastis dan mampu bertahan dengan satu pemain lebih sedikit.
Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya fokus ke permainan tim, meski keputusan wasit dan VAR terkadang memengaruhi hasil pertandingan. Menurutnya, pengalaman seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi pemain di masa depan.
Baca Juga: Viktor Gyokeres dan Alexander Isak Jadi Sorotan Kekecewaan Premier League
Brentford Bertahan dengan Strategi Solid

Brentford berhasil unggul melalui serangan balik cepat yang dikonversi oleh Dango Ouattara. Tim tuan rumah mempertahankan keunggulan dengan disiplin tinggi, meski bermain lebih dari 45 menit dengan 10 pemain setelah Schade diusir karena menendang Matty Cash.
Pelatih Brentford, Keith Andrews, memuji performa timnya. Ia menilai babak kedua menampilkan pertahanan luar biasa dan pengorbanan tiga gelandangnya untuk menjaga gawang tetap aman. Kemenangan ini menunjukkan kemampuan Brentford menghadapi tekanan dan bertahan di papan atas klasemen.
Andrews menambahkan bahwa penampilan timnya adalah bukti kebanggaan atas usaha seluruh pemain. Meski keputusan VAR memicu kontroversi, fokus pada disiplin tim terbukti menjadi kunci kemenangan.
Dampak dan Evaluasi Laga
Kekalahan ini membuat Villa kecewa dan memunculkan pertanyaan terkait konsistensi keputusan VAR. Emery berharap pengalaman ini menjadi pelajaran bagi tim untuk tetap fokus dan beradaptasi dengan dinamika pertandingan.
Brentford di sisi lain mendapatkan kemenangan berharga yang menegaskan posisi mereka di papan atas Liga Premier. Bagi Villa, evaluasi performa dan mental tim menjadi kunci untuk bangkit di laga-laga berikutnya.
Emery menekankan bahwa sepak bola tidak selalu adil, tetapi penting untuk menjaga semangat dan terus berusaha meraih hasil positif meski menghadapi situasi kontroversial seperti VAR. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballmarketing.tv.
