Manchester City berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Leeds dalam laga yang penuh tensi. Dibawah ini akan ada pembahasan berita bola menarik lainnya di FOOTBALL MARKETING.

Setelah dua kekalahan beruntun di liga dan Eropa, kemenangan ini menjadi momentum penting bagi pasukan Pep Guardiola. City semula berada dalam posisi nyaman setelah Phil Foden dan Josko Gvardiol membawa mereka unggul dua gol.
Namun, Leeds bangkit dan menyamakan skor lewat Dominic Calvert-Lewin dan Lukas Nmecha, membuat Etihad Stadium berubah tegang. City kembali berada di tekanan yang sama seperti dua laga sebelumnya ketika mereka gagal mempertahankan keunggulan. Situasi ini memaksa Guardiola melakukan penyesuaian taktik.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pada menit pertama tambahan waktu, Foden muncul sebagai penyelamat dengan gol keduanya. Ia menggiring bola ke ruang kosong sebelum menembak tajam melewati Lucas Perri. Gol tersebut memastikan City naik ke posisi kedua klasemen, hanya empat poin dari Arsenal di puncak.
Haaland Kesal, Gol ke-100 Tertunda
Erling Haaland menjalani sore yang membuat frustrasi. Meski bermain penuh, ia gagal mencetak gol ke-100 di Liga Primer. Padahal, ia berpeluang menjadi pemain tercepat dalam sejarah yang mencapai angka tersebut, namun berbagai kesempatan tak berhasil dimanfaatkan.
Haaland sudah mencetak 14 gol dalam 13 laga musim ini, tetapi pada laga melawan Leeds, ia tidak mampu menambah koleksi gol tersebut. Bermain melawan klub yang pernah dibela ayahnya seolah memberi tekanan tersendiri. Ketegangan itu terlihat jelas usai pertandingan.
Setelah peluit akhir berbunyi, Haaland dan Guardiola terlibat percakapan intens. Sang striker tampak kesal dan mencoba berjalan pergi sebelum akhirnya dipeluk dua kali oleh Guardiola. Momen tersebut berakhir dengan senyum keduanya, namun tetap meninggalkan tanda tanya bagi para penonton.
Baca Juga: Estevao Willian Cetak Sejarah Chelsea dan Masuk Jajaran Elite Liga Champions
Guardiola Jelaskan Maksud Percakapannya

Dalam wawancara pasca pertandingan, Guardiola akhirnya mengungkap apa yang dibicarakan dengan Haaland. Ia menegaskan bahwa Haaland tidak perlu cemas karena gol ke-100-nya pasti akan datang pada pertandingan berikutnya. Guardiola menilai sang striker hanya kelelahan setelah terus bermain dalam frekuensi tinggi.
Guardiola menjelaskan bahwa Haaland memiliki tubuh besar sehingga membutuhkan manajemen menit bermain yang lebih hati-hati. Istirahat tidak selalu soal kaki, tetapi juga soal mental. Ia menegaskan bahwa City sangat membutuhkan Haaland dalam kondisi bugar menjelang jadwal padat.
Haaland kemudian mengunggah pesan di Instagram yang menegaskan semangatnya: “Tidak mudah hari ini, tapi kami tidak pernah menyerah!” Sebuah pesan yang menunjukkan bahwa ketegangan di lapangan tidak membuat motivasinya menurun.
Foden Jadi Pahlawan dan Tantangan City Berikutnya
Selain membahas Haaland, Guardiola juga memuji Phil Foden yang tampil gemilang. Ia mengaku lega karena Foden mampu menyelesaikan pertandingan dengan gol penentu. Namun, Guardiola menegaskan bahwa City seharusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal berkat banyaknya peluang yang mereka miliki.
Guardiola mengungkap bagaimana perubahan taktik Leeds sempat membuat City kesulitan. Formasi 5-3-2 membuat ritme permainan City terganggu, terutama pada awal babak kedua. Namun, masuknya Omar dan Cherki memberi variasi serangan yang lebih efektif.
Guardiola menegaskan bahwa kualitas individu Foden menjadi pembeda utama. Selanjutnya, City akan menghadapi Fulham dan Sunderland sebelum bertemu Real Madrid dalam laga Liga Champions yang sangat dinantikan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballmarketing.tv.
